Pilpres sebentar lagi, kita pilih siapa? (Sebuah renungan)

Kemarin seharian istirahat dari berita politik, badan agak demam juga. Baru hari ini baca lagi ternyata Partai Demokrat sudah resmi mendukung Prabowo-Hatta. Pak SBY – tetap konsisten dengan perilakunya yang sangat safety player dan tricky – akhirnya harus menjilat ludahnya sendiri karena batal ambil posisi netral. Entah kenapa, fakta ini memberikan saya kekuatan untuk menulis, dan kejelasan. Setelah galau cukup lama, kini mantap sudah pilihan.

Saya sesungguhnya menyukai sosok Bapak Prabowo, dan bisa merasakan adanya ketulusan dan patriotisme beliau untuk membangun negeri. Namun sayang sekali, saya dibuat takut oleh konstelasi koalisinya, yang bagi saya lebih seperti koalisi hawa nafsu para elit yang ingin mempertahankan status quo untuk melindungi kepentingannya masing-masing. Koalisi Prabowo-Hatta tempat berkumpulnya orang-orang kaya duit namun miskin rekam jejak dan prestasi dalam mensejahterakan rakyat kecil.

Continue reading

Advertisements
Categories: Dalam Pembangunan | Tags: , , , , | Leave a comment

Berdoa dan Usaha

Salamduajari, Depok – Berdoa dan usaha, atu ora et labora sudah menjadi mantera kehidupan saya sejak lama. Tak sah memang rasanya jika proses usaha untuk meraih cita-cita tidak disertai doa. Apalagi sebaliknya.

Hari ini ke kantor MNC Tower untuk talkshow di MNC Business, membicarakan soal dampak kenaikan listrik nanti bagi UKM dan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Lalu di dalam lobi kantornya saya melihat pemandangan ini. “Ya, ini hari Jumat”, dalam hati. Jadi merasa diingatkan lagi: ora et labora. Semoga cita-cita kawan-kawan salamduajari tercapai! Amiiin. Oh ya, happy weekend!

image

Categories: Dari Mana Saja | Tags: , | Leave a comment

Sudut Pandang: what we think, what we become

 

apapun bisa dicelaHari ini seseorang, yang merupakan sosok guru dan sahabat bagi saya, mengirimkan gambar ini. Bagi saya menarik sekali. Kalau dicari, kesalahan pasti akan ada saja. Tergantung mau pakai sudut pandang yang mana. Saya jadi mikir, sepertinya saya termasuk orang yang meyakini bahwa bukan “sesuatu (peristiwa, kondisi, status, atau situasi)” yang menentukan nasib kita, melainkan cara kita “memandang dan menangani sesuatu” lah yang menentukan.

Jadi, karena kita dapat memilih dan menentukan sudut pandang apa yang akan digunakan dalam memandang sesuatu, maka saya percaya bahwa konsep nasib itu lebih bersifat self-determined (utamanya ditentukan oleh diri kita sendiri). Dengan demikian, nasib jelas berbeda dengan konsep takdir, yang lebih bersifat externally-determined atau given (utamanya ditentukan oleh hal-hal diluar kuasa atau rencana kita sendiri, atau sudah dari sananya).

Dari contoh gambar di atas, dapat diinterpretasikan: mungkin sudah takdir saya untuk melihat sepasang laki-laki dan perempuan yang sedang naik keledai dan berlalu di hadapan saya. Tapi adalah nasib saya untuk merasa terganggu oleh perasaan kasihan terhadap keledai. Karena sesungguhnya saya bisa saja tidak merasa terganggu, jika saya memilih untuk tidak memberi penilaian apapun (cuek), karena saya tidak mengerti apa yang sedang dirasakan atau dipikirkan oleh laki-laki, perempuan, atau kedelai tersebut. So why be bothered?

Continue reading

Categories: Dari Mana Saja | Tags: , , | Leave a comment

Wow, bakalan ada lagu Salam Dua Jari! :D

woodstock-peace-signSalamduajari, Depok – Khusus untuk posting ini, saya bukannya bermaksud ikutan kampanye yaaa. Tapi murni ingin mengungkapkan rasa senang karena sebentar lagi akan ada lagu “Salam Dua Jari”. Ihiiiy! Memang ini bukan berita baik bagi banyak orang, tapi khusus bagi tim salamduajari, jelas ini kabar baik. Haha, gapapa lah yaaa sekali-kali definisi berita baiknya bersifat self-centered 😀

Berikut beritanya, seperti yang dilansir dari media online merdeka.

 

Hari ini 40 artis deklarasi #RevolusiMental dukung Jokowi-JK

 

Merdeka.com – Gelombang peoples power mendukung calon presiden dan wakil presiden nomor 2, Jokowi – JK , semakin membesar. Dukungan kini datang dari 40 lebih artis dan seniman. Dimotori Slank, puluhan artis seperti Krisdayanti, Widi “Vierra Tale”, Nia Dinata, dan lainnya (daftar lengkap di bawah) secara resmi mendeklarasikan gerakan dan rangkaian konser bertajuk #RevolusiMental pada Rabu siang ini pk. 14.00 WIB di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Dalam pernyataannya, kelompok yang menamakan diri “Komunitas Revolusi Harmoni untuk Jokowi – JK ” ini mengutarakan alasan mereka mendukung Jokowi – JK :

“Saat ini kita mendapati masyarakat kita terpecah belah oleh berbagai kepentingan sehingga menghambat pesatnya kemajuan bangsa.Jokowi kami nilai memahami hal ini dan akan berusaha menjaga dan mewujudkan Indonesia yang maju dan mampu mandiri. Konsep ini dikemas dalam bentuk REVOLUSI MENTAL yang meliputi pendidikan karakter, budaya, etika dan budi pekerti, serta teknologi dan informasi.Untuk itu, Slank dan musisi pendukung Jokowi yang tergabung dalam Komunitas Revolusi Harmoni mengajak semua komunitas yang peduli pada bangsa untuk bersama-sama mendeklarasikan REVOLUSI MENTAL.”

Dari sore hingga dini hari tadi, para musisi sibuk rekaman lagu “Salam 2 Jari” yang akan menjadi theme song gerakan #RevolusiMental. Berbagai artis datang ke Gang Potlot, markas Slank, untuk rekaman, antara lain Widi “Vierra”, dan sesi rekaman terakhir ditutup oleh rapper Yacko dan Tabib Qiu pada pukul 01.00 WIB. Continue reading

Categories: Berita Baik | Leave a comment

Tim Kitabisa Harumkan Nama Indonesia di Asia!

Salamduajari.com, Depok – Berhubung saya merupakan bagian dari http://www.kitabisa.co.id fans club, saya sangat senang sekali mendengar berita ini. Tim kitabisa berhasil mengukir prestasi di Singapura pada minggu lalu. Ini adalah berita baik! Walau belum menjadi juara 1, keberanian mereka mengambil pilihan karir yang tidak umum telah menginspirasi saya, dan saya yakin telah banyak menginspirasi generasi yang lebih muda dari saya (#soktua). Pada kesempatan ini saya juga hendak mengajak teman-teman untuk berkujung ke http://www.kitabisa.co.id sebagai platform inovatif untuk pendanaan berbagai proyek sosial di Indonesia. Yuk, kita ikut turun tangan mendukung teman-teman kita yang sudah mau berbuat baik bagi lingkungan sekitarnya. Tiba-tiba saya jadi ingat sebuah pepatah Jerman, Viele kleine leute, an vielen kelinen orten, mit vielen kleinen schritten, konnen das gesicht der welt verandern”. Artinya, “orang-orang kecil yang banyak, tersebar di berbagai tempat (di dunia), dengan langkah-langkah kecil yang banyak, dapat mengubah wajah dunia”.

Adapun berita yang lebih lengkap mengenai ukiran prestasi tim Kitabisa adalah sebagai berikut, seperti yang dilansir dari website UKM Center FEUI. Yuk kita bangkitkan kembali semangat gotong royong kita. Salah satunya adalah dengan langkah kecil kita untuk membantu terwujudnya proyek-proyek sosial melalui http://www.kitabisa.co.id!

 

www.kitabisa.co.id Berhasil Meraih People’s Choice Award oleh DBS-NUS Social Venture Challenge Asia di Singapura

kitabisa.co_.id-Dengan bangga dan mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, kali ini kami akan berbagi cerita tentang salah satu peserta program Inkubator Bisnis UKM Center FEUI, http://www.kitabisa.co.id yang minggu lalu berhasil mengukir prestasi dalam DBS-NUS Social Venture Challenge Asia, kompetisi untuk social enterprise se-Asia yang diselenggarakan oleh Development Bank of Singapore dan National University of Singapore Entrepreneurship Centre. Selamat pada Tim Kitabisa – Alfatih timur, Vikra Ijas, dan Badar Motik – atas semangat dan kerja nyatanya untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional!

Dalam kompetisi yang dibuka sejak 28 September 2013 silam, kitabisa adalah satu-satunya perwakilan social enterprise Indonesia yang lolos sebagai satu dari 12 finalis dari seantero Asia. Kitabisa kembali dinyatakan lolos menjadi finalis untuk bersaing dengan 6 tim dari India, Singapura, Kamboja dan Thailand setelah mendapatkan suara terbanyak dalam voting yang dibuka sebelum kompetisi final yang diadakan di Singapura pada 5 Juni 2014.

Kami memandang terpilihnya kitabisa adalah awal dari berkembangnya social enterprise di Indonesia. Ini juga berarti konsep kewirausahaan sosial ala kitabisa sudah teruji rasional dan potensialnya di kacamata para juri kelas internasional. Hal ini tentu semakin memompa rasa percaya diri kita untuk meneruskan ventura sosial yang masih berada di tahap awal ini (start-up). Continue reading

Categories: Berita Baik | Leave a comment

Inspirasi Perempuan Hari Ini, untuk Masa Depan Bangsa

RA KartiniDepok, 21 April 2014 – Pada hari ini saya mendapatkan kesempatan untuk berbagi di suatu forum yang hebat. Hebat karena forumnya diadakan di suatu restoran sederhana di bilangan Condet, Jakarta Timur. Selain itu, forum itu hebat karena dihadiri oleh cukup banyak wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi. Belum selesai. Forum itu juga hebat karena dihadiri oleh adik-adik mahasiswa, generasi penerus bangsa. Adapun yang paling membuat forum itu hebat adalah tema yang diusungnya, yaitu “Inspirasi Perempuan Hari ini, untuk Masa Depan Bangsa”. Siang itu, saya merasa bahagia karena di suatu tempat yang sederhana, terdapat nuansa kepedulian yang besar pada masa depan bangsa. Bersama mba Maretta – co founder Lazuli Sarae, perintis aplikasi batik kontemporer di bahan denim – dan dipandu oleh mba Aulia Gurdi yang mengaku sebagai emak-emak blogger, kami berbincang santai dan akrab soal perkembangan emansipasi perempuan dan peran aktif kaum perempuan dalam dunia usaha. Dari diskusi sekitar 2 jam itu tentu banyak sekali yang dibahas namun saya coba rangkum beberapa hal lewat tulisan ini ya..

Perbedaan Laki-laki dan Perempuan dalam Berbisnis

Dulu, Ibu Nining Soesilo selaku pendiri dan mantan kepala UKM Center FEUI pernah bercerita kepada saya sepulang beliau dari suatu konferensi kewirausahaan di Inggris. Beliau bilang ada salah satu narasumber (maaf saya lupa namanya) yang mengatakan bahwa bedanya laki-laki dan perempuan dalam berbisnis dapat dipadatkan menjadi 2 huruf saja, yaitu P dan L. Hanya saja, bedanya P&L untuk laki-laki adalah Profit and Loss, sementara untuk perempuan adalah Peace and Love 🙂

Continue reading

Categories: Dari Forum Diskusi | Tags: , , , | Leave a comment

Untuk Proses BAB Kita yang Lebih Baik

image

Semoga bermanfaat ya.  Happy weekend!

Categories: Dari Mana Saja | Tags: , | Leave a comment

Kunci sukses

Dari cukup banyaknya pengalaman hidup yang saya lewati, ada beberapa pertanyaan yang secara stabil menjadi trending topic dari dulu sampe sekarang. Salah satunya adalah, apa sih kunci sukses itu?

Saya berani bilang pertanyaan ini cukup retoris. Mengapa? Karena jawabannya dari dulu sampai sekarang sama aja. Ga jauh-jauh dari: tekad, disiplin, rajin belajar, pantang menyerah, dan doa. Kalau diperas lagi, semua kata-kata kunci sukses itu bisa menjadi dua kata saja, berdoa dan berusaha. Ya, seperti peribahasa Yunani dulu, ora et labora.

Tapi mengapa ya seakan-akan kita selalu butuh diyakinkan? Termasuk saya, pada saat berkesempatan diskusi dengan pelaku UKM yang omzetnya sudah menembus Rp 10 milyar/tahun, saya minta beliau untuk berbagi kunci kepada rekan-rekan pelaku usaha lain yang belum sesukses beliau. “Apa sih, Pak kunci suksesnya?”, tanya saya.

Lalu beliau menjawab singkat, dan jawabannya sama sekali tidak mengejutkan. Menurut beliau, kunci sukses adalah: nekad, tekad, pantang menyerah, dan doa. Posisi doa diletakkan paling akhir karena doa diposisikan sebagai “bumbu pelengkap”, agar apa yang diusahakan dapat berjalan dengan lancar.

Dalam hati saya tersenyum simpul, “bener juga bapak ini nyebut doa terakhir, biar gimana pun yang ga doa tapi usaha giat lebih banyak yang berhasil (sepertinya), daripada yang rajin berdoa tapi ga giat usaha”.

Categories: Koridor Inspirasi | Tags: | Leave a comment

Capres Alternatif: Jalan Tengah untuk Dua Kubu Capres 2014

Memang betul kita butuh pilih Presiden yang tepat untuk Indonesia saat ini. Memang betul kita butuh menyeimbangkan pertimbangan emosional dengan pertimbangan rasional kita. Memang betul kita hanya punya dua kubu capres pada 2014 ini. Namun, tidak betul kalau pilihan kita hanya terbatas pada dua kubu tersebut. Dengan mendorong kreatifitas, kita bisa hadirkan alternatif baru, sehingga pilihan kita tidak hanya terbatas pada dua saja. Hal inilah yang sudah dibuktikan oleh Calon Presiden alternatif baru, yang menawarkan jalan tengah diantara dua kubu Capres yang tersedia saat ini. Kreatifitas Cak Lontong dan Komeng memang ga ada matinya. Di tengah dinamika tinggi yang dihadapi bangsa saat ini, mereka masih sempat berpikir dan menawarkan solusi untuk negeri.

 

Sumber: dari Facebook group Dosen Indonesia

Sumber: dari Facebook group Dosen Indonesia

Capres & cawapres alternatif RI,:

Nasehat dari cak lontong…

● Berhentilah menuntut ilmu, karena ilmu tidak bersalah.
● Jangan membalas budi karena belum tentu budi yang melakukannya.
● Jangan mengarungi lautan, karena karung lebih cocok untuk beras.
● Berhenti juga menimba ilmu, karena ilmu tidak ada di dalam sumur
● Yang paling penting, jangan lupa daratan, karena kalau lupa daratan akan tinggal dimana…???
● Jangan ngurusin orang karena belum tentu orang itu pengen kurus.
● Dan janganlah bangga menjadi atasan. Karena di Pasar Baru atasan 10rb dapat 3 

Categories: Dari Mana Saja | Leave a comment

Pilpres 2014: Jokowi-JK vs Prabowo Hatta, kita pilih siapa?

Sebagai salah satu pengamat yang mencatat beberapa rapor merah pemerintahan yang sekarang – di antaranya gagalnya pencapaian target swadaya beras, gula, garam, dan kedelai; target tingkat kemiskinan 10% di 2014 juga besar kemungkinan tidak tercapai; tingkat ketimpangan yang meningkat menjadi 0.41 (koefisien gini), dan agenda pembangunan infrastruktur juga cukup banyak yang terlambat – saya menjadi peduli dengan pemilu presiden tahun ini. Jangan sampai rapor merah ini dilanjutkan di pemerintahan ke depan. Oleh karena itu penting bagi kita untuk menentukan pilihan secara cermat.

Oleh karena itu, mari kita membaca visi misi calon presiden RI yang sudah diunggah di website KPU. Untuk visi misi Jokowi-JK, silakan masuk ke link ini; sementara untuk Prabowo-Hatta silakan masuk ke link ini.

Diri kita pasti memiliki kecondongan masing-masing, karena persona masing-masing calon dapat memberikan kesan yang berbeda bagi orang yang berbeda. Namun, kesan itu kan umumnya bersifat emosional, kimia (chemistry), cocok ga cocok. Oleh karena itu mari kita imbangi kadar unsur emosional tersebut dengan unsur rasional berupa menyempatkan sekitar 5  jam dari hidup kita di tahun ini untuk membaca visi misi Calon Presiden. Sehingga kita tidak hanya memilih dengan perasaan, tapi juga dengan akal pikiran. Emorational. Asik ga tuh? hahaha.. ceile (#gapenting).

Saya sendiri baru baca cepat, jadi belum terlalu mengilhami secara dalam. Jadi pada kesempatan ini saya ingin sedikit berbagi dari hasil review awal saya per 26 Mei 2014.

 

Barusan saya baca cepat visi misi Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta, download dari website KPU. Keduanya visi-misinya “bunyi”; dalam artian memberikan indikator-indikator yang jelas. Tapi secara umum visi Misi pak Jokowi-JK lebih lengkap dari punya pak Prabowo-Hatta. Visi Pak Jokowi-JK sudah sampai menyebutkan daftar UU yang ingin dievaluasi, sudah juga menyinggung soal target pewujudan National Single Identity Number (sebagai rakyat, saya sangat mengidamkan ini, karena pusing punya nomor KTP, no NPWP, no SIM, no Passport, yang dalam pendataannya tidak saling mengait satu sama lain). Di dokumen visi-misi Pak Prabowo-Hatta, tidak ada disinggung soal National Single Identity Number ini. Lalu,  kebijakan politik luar negerinya juga lebih lengkap, visi-misi Jokowi-JK sudah menjabarkan asosiasi-asosiasi yang ingin diikuti nanti, dan ada juga rencana untuk lebih aktif dalam usaha mereformasi lembaga internasional seperti World Bank dan IMF (wow haha xD). Bagi saya, paling menarik dari visi misi Pak Jokowi adalah soal rencana pembangunan infrastruktur untuk mendukung konsep negara maritim, pembangunan monoril+underground train dari pusat kota ke bandara dan pelabuhan, serta National Single Identity Number. Namun visi-misi pak Prabowo-Hatta juga ada yang menarik, yaitu target pertumbuhan ekonomi agresif 7-10% per tahun, target menjadikan hutang luar negeri menjadi NOL pada 2019, rencana pemindahan ibu kota, dan revolusi putih yang ingin memasok susu untuk anak-anak miskin. Continue reading

Categories: Dalam Pembangunan | Leave a comment

Blog at WordPress.com.