Category: Berita Baik

Tahun 2015 Indonesia Punya Asuransi Cuaca untuk Petani. Semoga!

Salamduajari, Depok – Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dengan kesejahteraan petani, salamduajari senang buka-buka laman internet mengenai asuransi cuaca. Mengapa? Dari zaman Indonesia baru merdeka sampai sekarang, salah satu masalah utama petani masih sama, yaitu masalah cuaca seperti tingkat curah hujan yang berlebih dan atau kemarau yang terlalu panjang sehingga membuat tanaman tidak dapat berkembang normal, dan gagal panen pun terjadi. Ketika hal tersebut terjadi, petani tidak memiliki mekanisme perlindungan, biasanya mereka harus menjual sapi atau kambing mereka, ada juga yang harus meminjam uang ke sanak saudara atau bahkan lintah darat untuk sekedar membeli kebutuhan pokok untuk bertahan hidup, ada pula yang sampai harus mengurangi pola konsumsinya, yang tadinya makan ikan kakap jadi hanya makan ikan gabus kecil-kecil yang bisa ditangkap dari parit atau sungai kecil dekat rumah mereka.

Bicara soal asuransi memang tidak sederhana. Karena masyarakat Indonesia pada umumnya masih memiliki pemahaman yang salah mengenai asuransi. Asuransi dipandang sebagai mekanisme yang bertentangan dengan kehendak Tuhan lah, asuransi sebagai produk tak nyata lah karena uang dipandang hilang percuma jika tidak terjadi kerugian atau kematian sama sekali di periode asuransi tersebut, dan beberapa cara pandang negatif lainnya. Cara pandang ini tidak hanya terjadi di kalangan menengah ke bawah, bahkan di kalangan menengah atas pun belum bisa memahami konsep asuransi yang benar, yaitu sebagai suatu mekanisme berbagi resiko atau gotong royong dalam menghadapi resiko atau kemungkinan terjadinya suatu bentuk kerugian atau kematian.

Kenapa gotong royong? Karena jika 5 orang berkumpul mengumpulkan uang untuk disimpan dan hanya bisa digunakan manakala salah satu dari anggota perkumpulan menghadapi kerugian atau kematian, tentu masih cukup besar kemungkinan kelima orang tersebut mengalami kerugian – seperti jatuh sakit, kecelakaan, dan lain-lain –  secara bersamaan. Sehingga mekanisme berbagi resiko antar mereka sendiri akan sulit untuk efektif. Namun jika yang berbagi resiko atau bergotong royong sebanyak 500 orang atau lebih, maka akan lebih besar kemungkinan efektifnya karena semakin banyak yang berkumpul berbagi resiko semakin kecil kemungkinan terjadi kerugian atau kematian di saat yang bersamaan. Akhirnya uang yang terkumpul dapat dikelola sedemikian rupa sehingga dapat membantu setiap orang yang tergabung dalam program berbagi resiko (asuransi) tersebut, jika setiap orang tersebut mengalami kerugian atau kematian. Namun memang, ketika begitu banyak orang yang terlibat di dalam perkumpulan berbagi resiko tersebut, tentu akan lebih  sulit untuk mengelola sendiri dana yang terkumpul. Baik dari pengumpulan dana dari para anggota, verifikasi kebenaran terjadinya peristiwa kerugian atau kematian agar dana bantuan tidak disalurkan kepada orang yang salah, pengelolaan sisa dana tak terpakai untuk tujuan investasi yang produktif, sampai penyaluran dana bantuan tersebut. Untuk itulah sebenarnya perusahaan-perusahaan asuransi muncul dan mendapatkan pendapatan dari jasa pengelolaan yang dilakukan, karena memang jasa yang diberikan memerlukan keahlian dan ketelitian tersendiri. Continue reading “Tahun 2015 Indonesia Punya Asuransi Cuaca untuk Petani. Semoga!”

Advertisements

Penemuan Uang Rp 100 Juta: Kejujuran yang Semakin Langka Itu Masih Ada

rupiahOleh Ambrosius Harto Manumoyoso

Temuan 10 bundel uang kertas pecahan Rp 100.000 yang bernilai total Rp 100 juta tidak mampu menggoda Agus Chaerudin (35) untuk silap dan mengambil apa yang bukan menjadi haknya. Uang sebanyak itu langsung dia kembalikan tanpa sedikit pun dikorupsi.

Agus bukanlah pegawai tingkat atas. Ia pegawai rendah Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kalimalang, Plaza Duta Permai, Jakasampurna, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Namun, ia memberikan keteladanan yang luar biasa di tengah maraknya korupsi yang dilakukan pejabat negara.

Karena dianggap bertindak terpuji, Agus pun dianugerahi piagam penghargaan dari BSM Cabang Bekasi saat acara kumpul bersama di area wisata di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, pada 2012. Selain sertifikat, Agus juga dihadiahi uang Rp 1,75 juta dari pimpinan BSM se-Bekasi Raya.
Tindakan Agus juga mendapat apresiasi dari BSM Pusat. Dalam Gathering Ke-13 BSM di Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Minggu (16/12), Agus dianugerahi piagam penghargaan.
Continue reading “Penemuan Uang Rp 100 Juta: Kejujuran yang Semakin Langka Itu Masih Ada”

15 menit bersama Bonita: “mana ada yang kebetulan!”

IMG-20121213-01691

Konon kata orang setiap insan manusia itu memiliki raga, rasa, akal, dan jiwa. Oleh karena itu, makan cukup saja tak cukup untuk membuat orang bahagia, atau merasa “utuh”. Uang dan belanja juga tak cukup, kekuasaan juga. Bisa membaca buku-buku termasyur bahkan bertemu penulisnya sekalipun belum tentu dapat membuat orang merasa bahagia, utuh, atau lengkap. Itu yang saya rasakan pada malam itu (13/12). Saya bersyukur punya cukup uang, cukup makan, cukup sering membaca, dan punya cukup orang yang mencintai dan saya cintai. Tapi mengapa masih saja ada rasa yang aneh? Masih saja terasa ada yang bolong? Well, itulah tema curhat saya kepada sahabat malam itu. Saya memendam rasa kangen yang besar, kangen untuk bergaul dengan musik lagi, lagu-lagu yang tercipta juga sudah beberapa. Tapi gimana mengekspresikannya? “Gw kan sekarang ga punya temen, Yu, buat garap musik gw??”, keluh saya kepada sahabat di sebuah kafe di Citos, Jakarta Selatan.

Anyway, God works in such mysterious ways. Setidaknya malam itu saya merasakannya. Dalam perjalanan saya dan Ayu menuju lobi Citos (mau pulang), saya bertemu dengan Mba Bonita, mas Adoy, dan Mas Barata, yang tak lain dan tak bukan adalah personil Bonita and the HusBAND! God, rasanya lamaaaaaa sekali terakhir ketemu mereka! Senangnya! Mungkin waktu itu pertengahan 2011, jadi sekitar 1.5 tahun lalu terakhir ketemu, itu pun tidak ada kesempatan ngobrol! Berhubung dulu saya pernah sedikit bantu-bantu Mba Bonita di album “laju”, terjadilah sesi ngobrol singkat padat seputar apa kabar kehidupan. Kurang lebih 15 meniit bersama Mba Bonita and the Hus Band.

Kesempatan pun tak disia-siakan dan perasaan kangen bermusik (versi replay krena beberapa menit sebelumnya baru sja diomongin dengan Ayu, sahabat saya) pun terluap; keinginan agar Bonita and the Hus Band mau mendengar lagu-lagu saya pun terungkapkan. Mas Adoy pun langsung memberikan alamat emailnya, lalu saya kembali ke Mba Bonita. “Gw baru aja curhat kalo gw kangen musik, eh langsung ketemu Mba! Pertemuan ini apa pertanda gw memang harus balik kali ya mba?”, curhat saya. “Iyalah! Mana ada yang kebetulan!” sambut spontan Mba Bonita.

Entah kenapa, celetuk singkat Mba Bonita itu semacam gunting pita peresmian resolusi untuk tahun 2013 bagi saya. “Hhmm, probably this is the time”, bisik hati saya. Well, seorang teman tak lama sebelumnya pernah bertanya tentang resolusi tahun baru saya. Waktu itu saya jawab belum tahu, mungkin nulis buku? Tapi intinya saya belum tahu. So gurl, I think I have the answer now. It’s good news to meet inspiring friend figure! It’s good news to finally know what we really want to do!

Hello helloooo 2013, berhubung tahun 2012 ga jadi kiamat, selamat datang wahai 2013 dan taburi dunia kami dengan lebih banyak berita baik yaaaaaa 🙂 oh ya, terima kasih 2012!

Indonesia Menangkan Penghargaan BlackBerry JamHack Asia 2012

appsDeveloper-developer dari kawasan Asia Pasifik telah berkumpul di Bangkok, Thailand dalam rangka memamerkan apps karya mereka untuk penghargaan BlackBerry JamHack Asia 2012.

Dari keseluruhan 10 tim yang berpartisipasi dalam lomba tersebut, tim Inspira dari Indonesia berhasil meraih juara pertama dengan Australia dan Vietnam sebagai juara harapan satu dan dua. Negara-negara yang ikut antara lain China, Thailand, Indonesia, Australia, Singapura, Vietnam, Malaysia, Filipina, serta India yang mengirimkan dua tim.

Masing-masing tim diberi waktu 6 menit untuk menjelaskan kepada hadirin cara kerja app mereka, serta siapa target pasar dan bagaimana app tersebut dapat mendatangkan revenue. Setelah itu ada sesi tanya jawab dengan panel juri dimana tim tersebut akan diajukan pertanyaan mengenai hal-hal yang belum dijelaskan dalam presentasi.

Tim Inspira dari Indonesia meraih penghargaan BlackBerry JamHack Asia 2012 dengan app mereka yang dinamai Soccer Ticker yang merupakan aplikasi interaktif untuk melacak pertandingan sepak bola. Pengguna app tersebut dapat mengatur jadwal pertandingan yang mereka inginkan serta berinteraksi dengan user lainnya yang juga mencari pertandingan yang sama. Selain itu, app tersebut memberi update real-time seperti pemberian kartu kuning, penalt, serta penggantian pemain yang terjadi selama pertandingan.

Diterjemahkan dari artikel The President Post.

It’s Time to Give Back

Jakarta, salamduajari.com—Gandhi pernah berkata, “Jika kita dapat mengubah diri sendiri, kecenderungan yang ada di dunia juga akan ikut berubah. Ketika seseorang mengubah sifatnya, begitu juga perilaku dunia terhadapnya akan berubah […] Kita tidak perlu menunggu untuk melihat apa yang dilakukan orang lain.” Kita semua memiliki kesempatan untuk merubah dunia tiap harinya dari saat membuka mata hingga saat menutupnya lagi di malam hari. Kenyataan yang indah, tapi disaat bersamaan juga pelik, adalah bahwa dunia kita ini hanyalah komunitas besar yang beranggotakan tiap individu yang pada akhirnya menentukan bagaimana dunia ini didefinisikan, dan begitu pula tiap individu didefinisikan oleh kondisi dunia. Jika kondisi sekarang tidak mengenakkan maka ubahlah. Atau dalam simplifikasi filsafat Gandhi yang sering salah kutip: Be the change you want to see in the world.

Jika seperti saya, anda termasuk bagian masyarakat yang merasa bahwa ada begitu banyak hal yang salah di dunia ini namun mengekspresikan sentimen ini dalam bentuk keluhan-keluhan yang tidak ingin didengar siapapun, dan sama juga seperti saya, anda sudah muak mendengar ocehan-ocehan tadi yang sebagiannya keluar dari mulut kita sendiri, mungkin kabar tentang syuting video pendek microfinance yang berlangsung di Cilincing, Jakarta Utara pada awal minggu ini akan anda sambut sebagai refreshing change of pace. Koperasi Kasih Indonesia, koperasi simpan pinjam yang memberikan pendanaan bagi penduduk miskin Cilincing yang menjadi anggota, telah merubah game-plannya dengan memulai proyek syuting 5 video pendek (satunya ±8 menit) untuk mengajarkan pada anggotanya melalui medium yang menarik akan hal-hal seperti pentingnya membedakan keinginan dan kebutuhan, perlunya menabung dan terutama, pentingya cita-cita.

Kami sampai di lokasi sekitar enam jam setelah syuting dimulai, Continue reading “It’s Time to Give Back”

Pemberdayaan Ibu-Ibu Bantaran Kali Manggarai

 Sebagai lembaga yang aktif dalam proses pemberdayaan usaha kecil menengah dan mendorong kewirausahaan, UKMC UI selalu bersemangat untuk mendorong anak muda yang ingin beriwirausaha, khususnya jika bentuknya merupakan wujud kewirausahaan sosial, dimana bidang kegiatan yang diusahakan merupakan suatu masalah sosial. Dreamdelion – yang digagas oleh Alia Noor  Anoviar, mahasiswa FEUI angkatan 2009 – adalah sebuah badan usaha yang peduli dengan pendidikan karakter anak-anak dan membiayai aktifitasnya dengan memberdayakan para ibu-ibunya untuk terlibat dalam kegiatan kerajinan tangan yang produktif dan bernilai komersial. Pendek kata, Dreamdelion mendidik anak-anak, dan memberdayakan para ibu.

Dreamdelion merupakan suatu usaha baru, yang lebih sering daripada tidak bersifat ringkih manakala tidak disertai dengan pendampingan melekat karena umumnya belum memiliki sumber daya, konsep, dan rencana bisnis yang matang. Selain itu, pelaku usaha baru juga umumnya rentan dengan tantangan teknis dan operasional yang sering membuat mereka patah semangat dan tidak lagi meneruskan rencananya untuk berwirausaha. Sehingga tidak sedikit memang, usaha baru yang harus mengibarkan bendera putih, sebelum sempat menaikkan bendera perusahaannya sampai ke atas puncak tiang. Hal tersebut sebisa mungkin tidak boleh terjadi pada Dreamdelion, oleh karena itu UKMC UI mendampingi Dreamdelion melalui program Inkubasi Bisnis.   Continue reading “Pemberdayaan Ibu-Ibu Bantaran Kali Manggarai”