Aku dan Dilanku 1990

Akhirnya wiken  lalu bisa nonton Dilanku 1990. Solo, mumpung mantan pacar mau temenin anak-anak dirumah. 
Kalau makanan kuanggap apa ya film Dilanku? Bubur? Nasi padang, Tiramisu? Hari ini ku anggap dia Tiramisu, karena dia nikmat dimakan sebagai hidangan dessert setelah appetizer dan main course yang super enak!! Bagaimana tidak, jika hidangan sebelumnya sudah super enak, bagaimana aku harus menetapkan ekspektasiku untuk dessert? Kan deg-degan makannya. Bagaimana kalau film Dilanku tidak bagus?? Aku kan sudah baca novelnya?? Bagaimana kalau komentar orang-orang yang sudah nonton overrated??

Dilan sungguh personal bagiku. Aku dulu tak langsung menerima usulan mantan pacar atas nama Dilan untuk anak pertama kami. Tak sengaja saat aku ingin membeli pulpen baru di toko buku, ramai sekali novel Dilanku terjaja. Aku langsung beli dan membacanya. Lucu!! Indah!! Unik!! Terlebih karena motornya Dilan sama seperti motor mantan pacar. Akupun menjadi yakin untuk menerima usulan itu, dan bermufakat bersama untuk menamakan putra pertama kami Dilan Wirasatya Wibowo. Dilan, dalam bahasa inggris klasik Welsh juga berarti anak ombak, son of the wave. Aku suka sekali dengan maknanya, membuatku membayangkan Dilan sebagai orang yang mampu berselancar bersama ombak (kehidupan).

Ok. Jadi film Dilanku 1990 makanan apa?? Syukurnya dia adalah Tiramisu!! Dessert favoritku yang seringnya membuatku senyum-senyum sendiri bahagia meresapi misteri manis kue, pahit kopi, dan aroma eksotis kayu manis!! Ya, malam ini, bagiku Dilanku itu seperti Tiramisu. Ga tau kalau besok sore.

Terima kasih Mas Fajar Bustomi, Pidi Baiq dan tim, yang telah berhasil menyajikan film Dilanku, dan membuat gombalan norak-tapi-tak-menyebalkan ala Dilan juga bisa dinikmati dengan tak kalah indah oleh mereka-mereka yang mungkin tak suka membaca. Mobil ayahnya Dilannya aku juga ada disitu!! (tambah seneng). 
Aku ramal film Dilanku 1990 akan tembus 5 juta penonton!! Eh itu sudah ya (selamat kalau begitu). Kuganti. Aku ramal kita akan bertemu di Jalan Lapangan Tembak di tahun 2018 Masehi. Dan saat itu aku akan bawakan kamu hadiah. Mungkin cuma TTS. Tapi akan sudah kuisi semua. Aku tak mau kamu pusing karena harus mengisinya. Mendingan musingin gimana bikin film Dilan 2 saja.

Mamanya Dilan2015,
Depok 2018

(Foto “Dilan” diambil dari Instagram @Dilanku; kalau foto Dilan2015 koleksi pribadi semua)

Categories: Tentang Salamduajari | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: