Tim Kitabisa Harumkan Nama Indonesia di Asia!

Salamduajari.com, Depok – Berhubung saya merupakan bagian dari http://www.kitabisa.co.id fans club, saya sangat senang sekali mendengar berita ini. Tim kitabisa berhasil mengukir prestasi di Singapura pada minggu lalu. Ini adalah berita baik! Walau belum menjadi juara 1, keberanian mereka mengambil pilihan karir yang tidak umum telah menginspirasi saya, dan saya yakin telah banyak menginspirasi generasi yang lebih muda dari saya (#soktua). Pada kesempatan ini saya juga hendak mengajak teman-teman untuk berkujung ke http://www.kitabisa.co.id sebagai platform inovatif untuk pendanaan berbagai proyek sosial di Indonesia. Yuk, kita ikut turun tangan mendukung teman-teman kita yang sudah mau berbuat baik bagi lingkungan sekitarnya. Tiba-tiba saya jadi ingat sebuah pepatah Jerman, Viele kleine leute, an vielen kelinen orten, mit vielen kleinen schritten, konnen das gesicht der welt verandern”. Artinya, “orang-orang kecil yang banyak, tersebar di berbagai tempat (di dunia), dengan langkah-langkah kecil yang banyak, dapat mengubah wajah dunia”.

Adapun berita yang lebih lengkap mengenai ukiran prestasi tim Kitabisa adalah sebagai berikut, seperti yang dilansir dari website UKM Center FEUI. Yuk kita bangkitkan kembali semangat gotong royong kita. Salah satunya adalah dengan langkah kecil kita untuk membantu terwujudnya proyek-proyek sosial melalui http://www.kitabisa.co.id!

 

www.kitabisa.co.id Berhasil Meraih People’s Choice Award oleh DBS-NUS Social Venture Challenge Asia di Singapura

kitabisa.co_.id-Dengan bangga dan mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, kali ini kami akan berbagi cerita tentang salah satu peserta program Inkubator Bisnis UKM Center FEUI, http://www.kitabisa.co.id yang minggu lalu berhasil mengukir prestasi dalam DBS-NUS Social Venture Challenge Asia, kompetisi untuk social enterprise se-Asia yang diselenggarakan oleh Development Bank of Singapore dan National University of Singapore Entrepreneurship Centre. Selamat pada Tim Kitabisa – Alfatih timur, Vikra Ijas, dan Badar Motik – atas semangat dan kerja nyatanya untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional!

Dalam kompetisi yang dibuka sejak 28 September 2013 silam, kitabisa adalah satu-satunya perwakilan social enterprise Indonesia yang lolos sebagai satu dari 12 finalis dari seantero Asia. Kitabisa kembali dinyatakan lolos menjadi finalis untuk bersaing dengan 6 tim dari India, Singapura, Kamboja dan Thailand setelah mendapatkan suara terbanyak dalam voting yang dibuka sebelum kompetisi final yang diadakan di Singapura pada 5 Juni 2014.

Kami memandang terpilihnya kitabisa adalah awal dari berkembangnya social enterprise di Indonesia. Ini juga berarti konsep kewirausahaan sosial ala kitabisa sudah teruji rasional dan potensialnya di kacamata para juri kelas internasional. Hal ini tentu semakin memompa rasa percaya diri kita untuk meneruskan ventura sosial yang masih berada di tahap awal ini (start-up).

Tim KitaBisa pulang dengan membawa gelar pemenang People’s Choice Award (yang dipilih melalui voting yang dibuka selama satu jam sejak setiap tim presentasi baik di depan penonton langsung maupun streaming internet) dan hadiah sebesar SGD 3,000. ”Walaupun belum mendapatkan SGD 30,000 yang adalah hadiah utama, ilmu dan pengalaman serta wawasan dan teman-teman baru yang kami dapatkan di sana sangat menginspirasi kami untuk terus menjadi lebih baik. Kami sangat berterimakasih untuk semua dukungan dan suara yang telah diberikan kepada Kitabisa, juga untuk sesi coaching yang dilakukan di UKM Center FEUI. Mudah-mudahan dengan tingkat keahlian dan kreatifitas yang saat ini sudah semakin terlatih, penghargaan dan hadiah dana ini dapat menjadi pemicu untuk pengembangan platform berbagi dan gotong royong kami, khususnya untuk memperkenalkan http://www.kitabisa.co.id ke lebih banyak lagi orang-orang baik di Indonesia. Mudah-mudah nantinya akan semakin ramai yang peduli dan ambil bagian untuk mewujudkan berbagai proyek sosial di seluruh penjuru nusantara yang dimediasi melalui http://www.kitabisa.co.id. ” ujar Timi, sapaan akrab dari Alfatih Timur.

Sebagai juara pertama dalam kompetisi ini adalah Zaya Learning Labs (India) membuat portable wifi dengan konten lokal untuk membantu interactive learnings di area pedesaan. Di tempat kedua ada Maya Universe Academy (Nepal) dengan konsep sekolah gratis bagi anak-anak marjinal dengan kompensasi orang tua mereka selama 2 hari secara sukarela, dimana hasilnya akan dijual ke buyer dari luar negeri untuk membiayai program sekolah). Juara ketiga ada Local Alike (Thailand) yang membuat provider travel package dengan memberdayakan komunitas setempat dengan sistem pembagian hasil yang adil dan mensejahterakan). Serta Bodhi Health Care (India) yang membuat program lokal di tablet untuk pelatihan program kurikulum kesehatan di rural area. Seluruh penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden Singapura Dr. Tony Tan Keng Yam, kepada semua pemenang kompetisi DBS-NUS Social Venture Challenge Asia pada 6 Juni 2014 lalu.

Liputan lengkap untuk acara ini dapat dilihat di link berikut: http://socialventurechallenge.asia/

Advertisements
Categories: Berita Baik | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: