Monthly Archives: May 2014

Capres Alternatif: Jalan Tengah untuk Dua Kubu Capres 2014

Memang betul kita butuh pilih Presiden yang tepat untuk Indonesia saat ini. Memang betul kita butuh menyeimbangkan pertimbangan emosional dengan pertimbangan rasional kita. Memang betul kita hanya punya dua kubu capres pada 2014 ini. Namun, tidak betul kalau pilihan kita hanya terbatas pada dua kubu tersebut. Dengan mendorong kreatifitas, kita bisa hadirkan alternatif baru, sehingga pilihan kita tidak hanya terbatas pada dua saja. Hal inilah yang sudah dibuktikan oleh Calon Presiden alternatif baru, yang menawarkan jalan tengah diantara dua kubu Capres yang tersedia saat ini. Kreatifitas Cak Lontong dan Komeng memang ga ada matinya. Di tengah dinamika tinggi yang dihadapi bangsa saat ini, mereka masih sempat berpikir dan menawarkan solusi untuk negeri.

 

Sumber: dari Facebook group Dosen Indonesia

Sumber: dari Facebook group Dosen Indonesia

Capres & cawapres alternatif RI,:

Nasehat dari cak lontong…

● Berhentilah menuntut ilmu, karena ilmu tidak bersalah.
● Jangan membalas budi karena belum tentu budi yang melakukannya.
● Jangan mengarungi lautan, karena karung lebih cocok untuk beras.
● Berhenti juga menimba ilmu, karena ilmu tidak ada di dalam sumur
● Yang paling penting, jangan lupa daratan, karena kalau lupa daratan akan tinggal dimana…???
● Jangan ngurusin orang karena belum tentu orang itu pengen kurus.
● Dan janganlah bangga menjadi atasan. Karena di Pasar Baru atasan 10rb dapat 3 

Categories: Dari Mana Saja | Leave a comment

Pilpres 2014: Jokowi-JK vs Prabowo Hatta, kita pilih siapa?

Sebagai salah satu pengamat yang mencatat beberapa rapor merah pemerintahan yang sekarang – di antaranya gagalnya pencapaian target swadaya beras, gula, garam, dan kedelai; target tingkat kemiskinan 10% di 2014 juga besar kemungkinan tidak tercapai; tingkat ketimpangan yang meningkat menjadi 0.41 (koefisien gini), dan agenda pembangunan infrastruktur juga cukup banyak yang terlambat – saya menjadi peduli dengan pemilu presiden tahun ini. Jangan sampai rapor merah ini dilanjutkan di pemerintahan ke depan. Oleh karena itu penting bagi kita untuk menentukan pilihan secara cermat.

Oleh karena itu, mari kita membaca visi misi calon presiden RI yang sudah diunggah di website KPU. Untuk visi misi Jokowi-JK, silakan masuk ke link ini; sementara untuk Prabowo-Hatta silakan masuk ke link ini.

Diri kita pasti memiliki kecondongan masing-masing, karena persona masing-masing calon dapat memberikan kesan yang berbeda bagi orang yang berbeda. Namun, kesan itu kan umumnya bersifat emosional, kimia (chemistry), cocok ga cocok. Oleh karena itu mari kita imbangi kadar unsur emosional tersebut dengan unsur rasional berupa menyempatkan sekitar 5  jam dari hidup kita di tahun ini untuk membaca visi misi Calon Presiden. Sehingga kita tidak hanya memilih dengan perasaan, tapi juga dengan akal pikiran. Emorational. Asik ga tuh? hahaha.. ceile (#gapenting).

Saya sendiri baru baca cepat, jadi belum terlalu mengilhami secara dalam. Jadi pada kesempatan ini saya ingin sedikit berbagi dari hasil review awal saya per 26 Mei 2014.

 

Barusan saya baca cepat visi misi Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta, download dari website KPU. Keduanya visi-misinya “bunyi”; dalam artian memberikan indikator-indikator yang jelas. Tapi secara umum visi Misi pak Jokowi-JK lebih lengkap dari punya pak Prabowo-Hatta. Visi Pak Jokowi-JK sudah sampai menyebutkan daftar UU yang ingin dievaluasi, sudah juga menyinggung soal target pewujudan National Single Identity Number (sebagai rakyat, saya sangat mengidamkan ini, karena pusing punya nomor KTP, no NPWP, no SIM, no Passport, yang dalam pendataannya tidak saling mengait satu sama lain). Di dokumen visi-misi Pak Prabowo-Hatta, tidak ada disinggung soal National Single Identity Number ini. Lalu,  kebijakan politik luar negerinya juga lebih lengkap, visi-misi Jokowi-JK sudah menjabarkan asosiasi-asosiasi yang ingin diikuti nanti, dan ada juga rencana untuk lebih aktif dalam usaha mereformasi lembaga internasional seperti World Bank dan IMF (wow haha xD). Bagi saya, paling menarik dari visi misi Pak Jokowi adalah soal rencana pembangunan infrastruktur untuk mendukung konsep negara maritim, pembangunan monoril+underground train dari pusat kota ke bandara dan pelabuhan, serta National Single Identity Number. Namun visi-misi pak Prabowo-Hatta juga ada yang menarik, yaitu target pertumbuhan ekonomi agresif 7-10% per tahun, target menjadikan hutang luar negeri menjadi NOL pada 2019, rencana pemindahan ibu kota, dan revolusi putih yang ingin memasok susu untuk anak-anak miskin. Continue reading

Categories: Dalam Pembangunan | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.