15 menit bersama Bonita: “mana ada yang kebetulan!”

IMG-20121213-01691

Konon kata orang setiap insan manusia itu memiliki raga, rasa, akal, dan jiwa. Oleh karena itu, makan cukup saja tak cukup untuk membuat orang bahagia, atau merasa “utuh”. Uang dan belanja juga tak cukup, kekuasaan juga. Bisa membaca buku-buku termasyur bahkan bertemu penulisnya sekalipun belum tentu dapat membuat orang merasa bahagia, utuh, atau lengkap. Itu yang saya rasakan pada malam itu (13/12). Saya bersyukur punya cukup uang, cukup makan, cukup sering membaca, dan punya cukup orang yang mencintai dan saya cintai. Tapi mengapa masih saja ada rasa yang aneh? Masih saja terasa ada yang bolong? Well, itulah tema curhat saya kepada sahabat malam itu. Saya memendam rasa kangen yang besar, kangen untuk bergaul dengan musik lagi, lagu-lagu yang tercipta juga sudah beberapa. Tapi gimana mengekspresikannya? “Gw kan sekarang ga punya temen, Yu, buat garap musik gw??”, keluh saya kepada sahabat di sebuah kafe di Citos, Jakarta Selatan.

Anyway, God works in such mysterious ways. Setidaknya malam itu saya merasakannya. Dalam perjalanan saya dan Ayu menuju lobi Citos (mau pulang), saya bertemu dengan Mba Bonita, mas Adoy, dan Mas Barata, yang tak lain dan tak bukan adalah personil Bonita and the HusBAND! God, rasanya lamaaaaaa sekali terakhir ketemu mereka! Senangnya! Mungkin waktu itu pertengahan 2011, jadi sekitar 1.5 tahun lalu terakhir ketemu, itu pun tidak ada kesempatan ngobrol! Berhubung dulu saya pernah sedikit bantu-bantu Mba Bonita di album “laju”, terjadilah sesi ngobrol singkat padat seputar apa kabar kehidupan. Kurang lebih 15 meniit bersama Mba Bonita and the Hus Band.

Kesempatan pun tak disia-siakan dan perasaan kangen bermusik (versi replay krena beberapa menit sebelumnya baru sja diomongin dengan Ayu, sahabat saya) pun terluap; keinginan agar Bonita and the Hus Band mau mendengar lagu-lagu saya pun terungkapkan. Mas Adoy pun langsung memberikan alamat emailnya, lalu saya kembali ke Mba Bonita. “Gw baru aja curhat kalo gw kangen musik, eh langsung ketemu Mba! Pertemuan ini apa pertanda gw memang harus balik kali ya mba?”, curhat saya. “Iyalah! Mana ada yang kebetulan!” sambut spontan Mba Bonita.

Entah kenapa, celetuk singkat Mba Bonita itu semacam gunting pita peresmian resolusi untuk tahun 2013 bagi saya. “Hhmm, probably this is the time”, bisik hati saya. Well, seorang teman tak lama sebelumnya pernah bertanya tentang resolusi tahun baru saya. Waktu itu saya jawab belum tahu, mungkin nulis buku? Tapi intinya saya belum tahu. So gurl, I think I have the answer now. It’s good news to meet inspiring friend figure! It’s good news to finally know what we really want to do!

Hello helloooo 2013, berhubung tahun 2012 ga jadi kiamat, selamat datang wahai 2013 dan taburi dunia kami dengan lebih banyak berita baik yaaaaaa 🙂 oh ya, terima kasih 2012!

Advertisements
Categories: Berita Baik | 1 Comment

Post navigation

One thought on “15 menit bersama Bonita: “mana ada yang kebetulan!”

  1. Wah kayaknya pengen rekaman juga nih bu Dewi, hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: