Negara-negara paling Ramah di Dunia

Sensasi petualangan, romansa, serta budaya merupakan hal-hal yang lumrah dicari ketika seseorang melakukan perjalanan wisata. Bagaimana dengan mencari teman? Menurut buku Lonely Planet’s 1000 Ultimate Experiences, berikut adalah daftar negara-negara yang dinilai selalu memberikan  sambutan hangat bagi para wisatawan, sehingga dapat menjadi tempat yang pas untuk menjadi tujuan perjalanan manakala mencari teman baru merupakan salah satu tujuan kita berwisata.

Irlandia

Berabad-abad yang penuh akan kekacauan telah berdampak terhadap kepribadian Irlandia: mereka telah menemukan selera humor yang unik serta sikap yang menyambut terhadap orang asing. Keterampilan terkenal orang Irlandia dalam menemukan craic (masa-masa menyenangkan diantara rombongan yang meriah) dalam suka maupu

n duka berarti hari-hari akan selalu dipenuhi kesenangan. Sejak berakhirnya runtutan ‘masalah’ yang menimpanya, Irlandia kini kembali dirajai oleh rasa optimisme rangkap waspada yang menimbulkan semangat bahwa segala sesuatu mungkin dilakukan.

Amerika Serikat

Walaupun mereka sering disalahkan atas Perang Dunia III, kedatangan Dajjal, Miley Cyrus, Bruce Willis, monster truck, kriminalitas yang merajalela, dan polusi suara yang diakibatkan oleh tingginya volume suara dalam berbicara, orang Amerika cuek saja menanggapinya. Mereka tahu bahwa tidak ada yang namanya tipikal ‘Yankee’, maka buang saja stereotip Anda! Para penduduk AS akan menyambut dan memberikan pengalaman terbaik bagi para pelancong tanpa pandang bulu, dan sebagai balasannya hanya meminta para pelancong untuk meninggalkan prasangka mereka.

Malawi 

Orang Malawi yang tinggal di jantung benua Afrika menggambarkan diri mereka sebagai ‘orang-orang paling ramah di seluruh Afrika’. Siapapun yang pernah berkunjung ke Afrika akan melihat bahwa pernyataan tersebut akan dibuktikan dengan adanya persatuan kelompok-kelompok etnis yang merupakan sesuatu yang langka, Hal ini ditambah lagi dengan keterbukaan para penduduk untuk menyambut Anda baik ke dalam rumah maupun negara mereka. Memang, Malawi adalah negara kecil dan miskin dengan fasilitas terbatas, namun dengan sambutan sehangat itu, siapa yang butuh kenyamanan à la barat?

Fiji

Orang Fiji secara umum dianggap orang paling ramah di dunia. Kenapa tidak? Mereka mempunyai banyak alasan untuk tersenyum; kepulauan yang subur, terumbu karang yang cantik, laut jernih yang indah, kehidupan bawah laut yang beragam, surga para penyelam, pesisir pantai yang romantis, kuliner yang membuat orang-orang meneteskan air liur, dan juga mereka tidak ragu untuk membagi semua ini dengan dunia. Penduduk Fiji memiliki reputasi yang baik dalam menyambut para pelancong, akibatnya anda akan merasa nyaman untuk menjelajahi kepulauan ini, asalkan tidak ada yang membawa-bawa masalah kudeta.

Thailand

Negara yang paling sering dikunjungi se-Asia Tenggara pastinya akan memiliki berbagai macam stereotip dan klise. Beberapa diantaranya adalah: pulau-pulau dan pantai yang memukau, cuaca tropis yang hangat, pengalaman belanja dan makanan enak; sampai-sampai disebut juga Prancisnya Asia. Adapun stereotip orang-orang paling ramah sedunia. Kenapa nggak semuanya saja? (lihat Fiji dan Samoa). Kenapa kita harus susah-susah menganalisa mengapa para orang Thailand begitu santai dan gemar tersenyum? Memang begitu saja sifat mereka.

Samoa

Ada apa ini? Kenapa Samoa juga menyebut diri orang paling ramah di dunia? Masalahnya tidak ada organisasi resmi yang dapat meresmikan pernyataan tersebut jadi pada akhirnya orang-orang Samoa akan dihadapkan dengan orang-orang Fiji yang juga memegang julukan tersebut untuk diri mereka sendiri. Mari kita selesaikan masalah ini dengan adu Google! Jika kita menggoogle frase ‘Fiji world’s friendliest people’ akan muncul 16 600 hasil sedangkan frase ‘Samoa world’s friendliest people’ hasilnya 13 800. Maaf saja, Samoa, namun mbah Google telah bersabda. Terlepas dari hal ini, para pelancong sudah pasti akan mendapatkan pengalaman luar biasa yang akan bertahan lama setelah mengenal para penduduk Samoa yang baik hati.

Vietnam

Vietnam adalah satu negara lain yang tenggelam dalam lautan stereotip barat yang secara garis besar berhubungan dengan napalm, pejuang yang trauma dan film-film Oliver Stone. Namun demikian, hal-hal tersebut telah dilupakan oleh Vietnam dan kini mereka lebih terfokus dalam menjadi Macan Asia yang baru. Sampingkan dulu perekonomian dan sejarah, dan para pelancong akan mendapatkan sambutan yang ramah dan ribuan senyuman di Vietnam.

Indonesia

Walaupun sulit untuk mengeneralisir suatu bangsa yang memiliki begitu banyak budaya yang berbeda, dari Lombok yang santai, ladang padi Jawa hingga dataran tinggi Papua Barat, hal yang sudah pasti dapat diharapkan oleh para pelancong adalah senyuman lebar dari para penduduk lokal. Suatu ciri khas yang dimiliki oleh segala orang Indonesia dari seluruh penjuru hidup adalah keramah-tamahan serta obsesi mereka terhadap pelancong, dan kerelaan mereka untuk menyisihkan waktu untuk berhenti dan menyapa Anda. Baik itu pelajaran bahasa Inggris spontan dengan anak sekolahan yang tengah berkendara motor, pertukaran candaan di warung kaki lima, ataupun tawar-menawar batik di pasar, interaksi dengan penduduk adalah salah satu hal terbaik dari perjalanan di kepulauan ini.

Skotlandia

Para orang Skotlandia telah selamat melewati penjajahan Inggris, cuaca yang menyengsarakan, dan pahitnya turut-menurut memiliki kiper sepak bola paling buruk sedunia. Semangat bertempur yang dihasilkannya telah membuat mereka ekstrovert dan ceria, serta memberikan orang Skotlandia rasa nasionalisme yang kaya akan selera humor yang gelap (siapa yang tidak ingin tertawa setelah melihat performa para kiper-kiper tadi?). Niscaya sikap tersebut akan menular juga kepada para pelancong, para orang Skotlandia sangat setia dan selalu ingin berbagi hal-hal yang positif kepada semua orang.

Turki

Orang Turki memiliki reputasi yang tak tercoreng ketika membicarakan keramahan. Mereka tahu bahwa dengan kulinernya yang lezat, pesisir pantai yang indah, serta tempat-tempat historis yang menakjubkan yang mereka miliki, tidak ada yang harus disembunyikan. Para pelancong dapat mengandalkan bahwa mereka akan disambut dengan hangatnya dan disuguhi bercangkir-cangkir teh ketika mereka sedang duduk-duduk santai di negara yang menawan ini.

Sumber: disini

Advertisements
Categories: Dunia Kita | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: