Monthly Archives: July 2012

Tukang Cukur Hutan

Tulisan ini diambil dari buku Suara Hati Dewa, yang ditulis oleh Dewandara Soepardi, bocah istimewa kelahiran tahun 2003. Ternyata, Dewa juga peduli lingkungan, jadi Dewa juga generasi hijau ūüôā

 

Tukang Cukur Hutan

Hutan Gundul di Aceh (sumber: http://www.acehtraffic.com/)

Cakar gagak di batang pohon itu, tuliskan cerita tentang kehidupan di hutan. Atas nama dunia, burung pun bercerita, andai manusia mengerti hutan itu juga punya nyawa. Pasti mereka juga tidak tega, hancurkan hutan untuk beli harta. Tebang pohon jual kayunya. Ejek-ejekkan antara orangutan dengan orang kota.

Jejak roda truk bicara, aka nada hutan yang gundul. Dicukur pakai kampak dan gergaji mesin. Apa manusia itu profesinya tukang cukur hutan? Masa ada gunting hutan sih? Beli di mana, Pak? Harganya berapa? Apa lebih mahal dari pemanasan global? Atau… apa lebih mahal dari dehidrasi bumi?

Wah sepertinya bapak kaya ya… dan sepertinya aku akan binasa.

Bagaimana ini bisa didiamkan, kalau satu orang kaya dan ribuan manusia binasa. Aduh … bagaimana ini nanti, bila kita tak punya hutan lagi. Apa kita dibakar matahari … atau kita direndam banjir.

Aku mau ajak teman-teman hijaukan bumi. Suarakan pada dunia, bahu-membahu bibitkan pohon di tanah kita. Kalau nanti kita berhasil, pasti hutan tersenyum lagi. Tuhan … bantulah kami manusia yang hampir binasa oleh ulah tukang cukur hutan.

Hidupkan indahnya hutan dengan burung-burung di dahan, orangutan yang bergelantungan serta semua teman di jiwa hutan. Aku tidak jadi binasa, tapi aku akan hirup segarnya dunia.

Note    : Cerita ini dibuat Dewa sambil melihat tayangan televisi tentang hutan yang gundul.

Categories: Generasi Hijau | Leave a comment

Terima kasih untuk Suara Hati Dewa

Suatu waktu saya pernah bertanya kepada seorang sahabat yang tengah terindikasi terkena penyakit kanker, pada saat itu ia masih harus mengikuti beberapa tes selanjutnya, untuk memastikan apakah ditubuhnya ada kanker atau tidak. Tetap saja ya, menanti keputusan seperti itu tentunya cukup mengerikan. Sebagai seorang teman saja, saya merasa kesal. Mengapa harus teman baikku yang diberi cobaan ini? Dia seorang pribadi yang sangat baik, aktif berjuang pula dalam usaha mensejahterakan petani Indonesia. Mengapa bukan koruptor saja yang diberi kanker? Mengapa bukan para mafia kasus? Intinya, saya kesal mendengar berita bahwa teman baik saya mengidap suatu penyakit yang mungkin berkembang menjadi kanker. Namun karena kami teman dekat, tak mampu rasanya hati ini menahan hingga saya pun bertanya padanya, “loe,,, marah ga¬†sama Tuhan?”. Dengan sinar mata teduh namun ceria dan raut bibirnya yang tersenyum tipis, ia menjawab, “Gue tu ¬†ngasi nasihat, ngingetin, atau marah, hanya ke orang-orang yang gue sayang, karena gue ga mau mereka salah ambil jalan. Itu kan sifat Tuhan yang ada di diri kita, jadi gw bersyukur lah, gw dikasi penyakit beginian buat ngingetin gw, supaya gw bisa lebih siap-siap, yang berarti Tuhan sayang,,,”.¬†¬†Saat itu mata saya terasa sedikit panas mendengar ucapannya, namun hati menolak untuk menangis. Saya putuskan untuk membalas senyum teman saja itu, sambil berkata “hebat, loe”. Dia pun sontak membalas, “iyalah, gueee”.¬†Hahaha,¬†kami pun lantas tertawa bersama.. Bagi saya malam itu ibarat¬†espresso,¬†pahit, tapi entah kenapa, nikmat¬†aja.¬† Continue reading

Categories: Koridor Inspirasi | 11 Comments

Alkisah Demitri Saklitunov

Ibu Guru (IG): “Kamu anak baru?”
Murid Baru(MB): “Nggih eh iya Bu..”
IG: “Pindah dari mana?”
MB: “mBantul Buu..”
IG: “Namamu?”
MB: “Demitri Saklitunov”
IG: (Hmmm keren – dlm hati) “Kamu lahir di Rusia?”
MB: “mBoten, kelahiran Sewon‚Ķ. mBantul..”
IG: “Bapakmu seorang Dubes?”
MB: “Bukan Bu, tukang ojek..”
IG: “Ibumu?”
MB: “Jual jamu gendong..”
IG: “Siapa nama bapakmu?”
MB: “Triyono..”
IG: “Ibumu?”
MB: “Sademi..”
IG: “Namamu kaya orang Eropa..”
MB: “Singkatan Bu, Sademi dan Triyono, Jadi Demitri…”
IG: “Oooww‚Ķ lha Saklitunov?”
MB: “Saya lahir Sabtu Kliwon Tujuh November…”
IG: “Terus panggilannya??”
MB: “Demit Bu….”:D

Categories: Random Conversation | Leave a comment

Inefektifitas Upah Minimum Regional: Sebuah Potret Geliat Sektor Informal di Perekonomian Indonesia

Sebagai perekonomian yang tengah dilanda fenomena jobless growth, Indonesia dapat dikatakan tengah menghadapi dilema, yaitu dilema antara memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan memenuhi kebutuhan pekerja untuk mendapatkan upah yang sesuai. Hal mana yang sebenarnya lebih harus diprioritaskan?

Upah Minimum Regional (UMR) tahun 2012 untuk DKI Jakarta, misalnya, adalah sekitar Rp 1,53 juta/bulan; sementara UMR Kota Depok adalah sekitar Rp 1,43 juta/bulan. Tapi jika secara acak kita bertanya pada pramusaji di beberapa rumah makan, atau mungkin office boy atau cleaning service di perkantoran Jakarta maupun Depok, mengenai besaran gaji mereka, besar kemungkinan kita akan mendapatkan nominal yang lebih rendah dari angka UMR tersebut. Seorang karyawan percobaan di sebuah tempat fotokopi di Depok, misalnya, menurut pengakuannya kepada penulis, diupah sebesar Rp 500 ribu/bulan. Padahal, Undang-Undang No. 13 tentang Ketenagakerjaan pasal 60 dengan jelas menyatakan bahwa: dalam masa percobaan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), pengusaha dilarang membayar upah di bawah upah minimum yang berlaku.

Continue reading

Categories: Dalam Pembangunan | Leave a comment

Ketika hasil SNMPTN telah diumumkan

Ide Cerita: AG dan DM, Gambar dan Script: AG

Categories: Komik: Gray Area | Leave a comment

Tim Disaster Victim Investigation Indonesia: Kehebatannya Diakui Dunia

Depok, salamduajari.com Р Siapa yang tidak bangga kalau aparat negara kita memiliki prestasi di tingkat internasional? Setidaknya di tengah masih buruknya citra institusi kepolisian Indonesia, cerita mengenai tim Disaster Victim Investigation (DVI) Kepolisian RI perlu kiranya untuk kita ketahui bersama, agar kita menjadi lebih tahu bahwa tidak semua unsur di Kepolisian RI buruk adanya. Kualitas tim DVI Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan  dunia juga seakan menunjukkan bahwa Kepolisian RI serius dalam meningkatkan kualitas pelayanannya, yang diharapkan perlahan tapi pasti (mudah-mudahan) dapat memperbaiki citranya di mata masyarakat. Adapun sejak tragedi jatuhnya pesawat Sukhoi pada bulan Mei 2012 yang lalu, tim DVI Indonesia sering disebut-sebut memiliki andil besar dalam upaya identifikasi korban. Dalam proses tersebut, mereka harus memilah dan menyatukan sekitar 260 potongan tubuh manusia.  Tidak mudah memang, namun Tim DVI berhasil melakukannya dengan sukses.

Tim (DVI) Indonesia mampu mengidentifikasi baik forensik, patologis, atropoligos dan DNA korban Sukhoi Superjet 100 tanpa bantuan tim ahli forensik Rusia. Tim DVI mengikutkan ahli Rusia karena memang Rusia ingin memberi bantuan. Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri Brigjen Polisi Musaddeq Ishak pernah menegaskan bahwa Tim DVI mampu bekerja secara mandiri, hanya saja mereka sungkan untuk menolak bantuan tenaga ahli yang ditawarkan langsung oleh Perdana Menteri Rusia. Selengkapnya, berikut artikel tentang Tim DVI Indonesia yang dilansir dari www.tempo.co. (RIS)

Tim DVI Indonesia Lebih Dikenal di Luar Negeri?  

TEMPO.CO, Jakarta РKala kecelakaan Sukhoi, 9 Mei 2012, masyarakat kerap mendengar istilah DVI atau Disaster Victim Committee. Ini adalah Komite Identifikasi Korban Bencana untuk urusan identifikasi korban bencana. Di Indonesia, boleh jadi tim dan istilah ini masih asing. Ternyata DVI Indonesia justru lumayan dikenal di dunia internasional dibanding negeri sendiri. Continue reading

Categories: Berita Baik | Leave a comment

Negara-negara paling Ramah di Dunia

Sensasi petualangan, romansa, serta budaya merupakan hal-hal yang lumrah dicari ketika seseorang melakukan perjalanan wisata. Bagaimana dengan mencari teman? Menurut buku Lonely Planet’s 1000 Ultimate Experiences, berikut adalah daftar negara-negara yang dinilai selalu memberikan  sambutan hangat bagi para wisatawan, sehingga dapat menjadi tempat yang pas untuk menjadi tujuan perjalanan manakala mencari teman baru merupakan salah satu tujuan kita berwisata.

Irlandia

Berabad-abad yang penuh akan kekacauan telah berdampak terhadap kepribadian Irlandia: mereka telah menemukan selera humor yang unik serta sikap yang menyambut terhadap orang asing. Keterampilan terkenal orang Irlandia dalam menemukan craic (masa-masa menyenangkan diantara rombongan yang meriah) dalam suka maupu

n duka berarti hari-hari akan selalu dipenuhi kesenangan. Sejak berakhirnya runtutan ‚Äėmasalah‚Äô yang¬†menimpanya, Irlandia kini kembali dirajai oleh rasa optimisme rangkap waspada yang menimbulkan semangat bahwa¬†segala sesuatu mungkin dilakukan.

Continue reading

Categories: Dunia Kita | Leave a comment

Menjelang Pengumuman SNMPTN

Gambar dan cerita: AG; Script: AG, DM

Categories: Komik: Gray Area | Leave a comment

Blog at WordPress.com.