Indonesia, India, dan Mexico: Rumah dari Orang-orang yang Sangat Bahagia

Senyum orang Indonesia dan orang India: contoh nyata bahwa kita ga perlu nunggu punya duit banyak untuk bisa senyum lepas dan tulus 🙂 [foto: diolah dari hasil pencarian di google]

Walaupun dunia dilanda berbagai permasalahan ekonomi, peperangan, konflik-konflik dan bencana alam, dunia kini adalah tempat yang lebih bahagia dibandingkan dunia di empat tahun yang lalu. Dari seluruh responden survey, warga Indonesia, India dan Mexico merupakan kelompok orang yang paling puas dengan kehidupan mereka masing-masing.

Lebih dari 75 persen responden survey di seluruh dunia menyatakan bahwa mereka bahagia dengan hidup mereka, sementara seperempat dari mereka merasa sangat bahagia. John Wright, Senior Vice President dari Ipsos Global yang telah mengadakan survey untuk mengukur tingkat kebahagiaan 18,000 orang dari 24 negara sejak tahun 2007, berkata, “Saat ini dunia adalah tempat yang lebih bahagia, dan kami dapat benar-benar mengukur hal tersebut karena kami telah menelusuri perkembangannya”. Namun beliau menambahkan bahwa ekspektasi mengenai alasan dibalik kebahagiaan seseorang harus ditinjau dengan teliti. “[Kebahagiaan] tidak hanya disebabkan oleh perekonomian dan kesejahteraan. Terdapat serangkaian faktor-faktor lain yang membentuk identitas individu.”

Brazil dan Turki berada pada posisi ke-4 dan ke-5, sementara Hungaria, Korea Selatan, Rusia, Spanyol dan Italia memiliki jumlah penduduk bahagia paling sedikit. Seolah menunjukkan bahwa money can’t buy happiness, penduduk dari beberapa negara dengan perekonomian terbesar yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris, berada pada posisi tengah dalam urutan tingkat kebahagiaan.

Responden Indonesia, India, Mexico, yang menjawab sangat bahagia adalah sebanyak 51%, 43%, dan 43%; sementara responden Spanyol, Korea Selatan, dan Hungaria yang menjawab sangat bahagia hanya 11%. 7%, dan 6%.

“Terdapat sebuah pola yang memberi kesan bahwa ada banyak faktor lain diluar ekonomi yang membuat seseorang bahagia, jadi walaupun memang dapat menjelaskan satu sisi, faktor ekonomi tidak dapat menggambarkan ceritanya secara utuh,” kata Wright. “Terkadang kebahagiaan terbesar adalah tersedianya makanan atau tempat perlindungan,” ia menjelaskan.

Kekerabatan tetap menjadi sumber utama di seluruh dunia akan kebahagiaan, dan mungkin terutama lagi dalam masyarakat-masyarakat dimana peran keluarga begitu berpengaruh.” Jika dilihat secara regional, daerah Amerika Latin memiliki jumlah penduduk bahagia yang paling banyak, kemudian diikuti oleh Amerika Utara, Asia-Pasifik, serta Timur Tengah dan Afrika. Sedangkan hanya 15 persen penduduk Eropa berpendapat bahwa mereka sangat bahagia.

Dari segi perorangan, pasangan yang telah menikah cenderung lebih bahagia dibanding mereka yang tidak berpasangan dimana pria ternyata memiliki tingkat kebahagiaan yang sama dengan wanita. Pendidikan dan umur juga memiliki dampak terhadap tingkat kebahagiaan dimana lebih banyak orang-orang dibawah umur 35 menyatakan bahwa mereka sangat bahagia dibanding orang-orang berumuran antara 25-49 tahun, terlihat pula bahwa semakin tinggi pendidikan individu, semakin tinggi pula tingkat kebahagian individu tersebut. (AG)

Dialihbahasakan dari artikel di sini

PS:

Sekedar informasi, bentuk pertanyaan yang ditujukan kepada responden adalah seperti ini:

Taking all things together, would you say you are very happy, rather happy, not very happy, or not happy at all?

Jawaban dari responden tersebut  dikomputasi dan didapatlah bahwa responden Indonesia adalah yang kelompok responden dengan persentase jawaban very happy terbanyak. Hasil survey ini cukup masuk akal sih, soalnya banyak contoh bahwa orang Indonesia tu gampang banget  dibuat bahagia. Nih salah satu contohnya..

Apa enaknya emangnya naek motor rame-rame begitu?? tapi bagi mereka-mereka ini, karena ga enak dan bahaya, makanya seru untuk dicoba, karena seru, jadinya ya menyenangkan –> akhirnya bikin seneng, bikin bahagia. Gampang kan orang Indonesia nyari kesenangan?

Advertisements
Categories: Dunia Kita | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Indonesia, India, dan Mexico: Rumah dari Orang-orang yang Sangat Bahagia

  1. Pingback: Indonesia = Miskin dan Bahagia. Bagaimana Komentar Mahasiswa? | salamduajari

  2. Pingback: Kunci Kebahagiaan: make the best of everything | salamduajari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: