Ternyata Masih Banyak orang Baik..

Depok, salamduajari.com – Pagi ini (20/5) kolega salamduajari ada yang baru kembali ke Jakarta dari Pontianak. Ia melaporkan bahwa ada kejadian yang sangat mengenakkan hatinya hari ini ketika ia menunggu barang-barangnya yang dititipkan di bagasi pesawat. Bagaimana peristiwanya? Berikut reportasenya.

Pada pagi ini di salah satu conveyer belt di bandara Soekarno Hatta, ditemukan seorang ibu-ibu terengah-engah mengangkat kopernya yang besar ditambah dengan sebuah kotak (sepertinya kotak oleh-oleh) yang harus dibawanya. Seorang anak remaja lantas bertanya kepada ibu tersebut, “ibu tidak punya trolly?“. “Iya, ini saya mau ambil dulu. Adek keberatan kalau saya titipkan sebentar barang saya di sini?”, jawab si Ibu. Dengan santun si anak remaja memberikan jawaban kesediaan untuk menjagakan barang ibu selama si ibu mencari trolly. Tak lama si Ibu kembali, namun tetap tidak ada trolly. “Harus keluar sepertinya untuk mengambil trolly, sudah terpakai semua yang di dalam”, jawab si Ibu. Si anak remaja ini lantas menawarkan, “Ibu, saya kan ada adek saya nih yang menunggu semua barang kami keluar. Saya carikan ibu trolly yah?”. Dengan bibir sumringah dan binar mata sangat bersyukur si Ibu tampak gembira sekali mendengar tawaran si anak remaja, tentulah iya langsung menjawab “waaah, ya, ya, terima kasih ya, Nak”. Si anak remaja pun lantas bergegas menuju pintu keluar, sementara adiknya menunggu di ruang pengambilan bagasi bersama si Ibu.

Peristiwa tersebut menyejukkan hati kolega salamduajari dan mengabarkan bahwa seharusnya hal-hal kecil seperti ini bisa masuk di segmen berita baik. Menurutnya, media umumnya memberitakan hal-hal yang menyeramkan dan meresahkan seakan dunia begitu jahat, manusia banyak yang jahat, padahal masih banyak orang-orang baik. Peristiwa pagi ini mengingatkan kolega kami teringat bahwa dulu, handphone Nokia E95 milik bosnya yang sempat terjatuh di area parkir suatu restoran. Bos-nya baru tersadar HP-nya tidak ada setelah ia berada di kantor, tepatnya ketika sedang ingin menelpon seseorang. Dengan agak panik ia bergegas kembali ke restoran tersebut dan syukurnya HP-nya masih tersimpan baik oleh tukang parkir di sana. Di suatu kampung di tengah jantung kota Jakarta kolega kami juga mengatakan bahwa budaya gotong royong ketika tetangga hajatan juga masih terasa kental. Di Pontianak juga katanya bertemu dengan pemilik warung kopi yang sangat ramah dan seorang Dosen yang bekerja dengan tulus untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswanya walau belum ada penghasilan tambahan yang menjanjikan.

Intinya adalah laporan pagi ini menunjukkan bahwa disekeliling kita masih ada orang baik, jadi jangan biarkan diri kita diselimuti oleh hal-hal buruk yang dapat membuat mata kita tidak mampu lagi melihat dan menghargai hal-hal kecil manis yang mungkin saja dapat ditemui setiap hari. “Sekecil apa?”, tanya salamduajari pada koleganya.” Sekecil nasihat Pak Supir Damri yang tadi ngingetin gw agar hati-hati ketika turun dari bus”, jawabnya. Demikian  salamduajari melaporkan :). (DM)

Advertisements
Categories: Berita Baik | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: