Month: April 2012

Earth without Art is…?

Simply agree 100% and love the quote!

Tiba-tiba merasa bersyukur di dunia ini ada yang namanya “seni”. Berikut lirik lagu “seni” ¬†karya Guruh Soekarno Putra. Terima kasih para seniman, kehadiranmu telah memperindah hidupku, duniaku! ūüôā

SENI

Oleh: Guruh Soekarno Putra 

Dipopulerkan Oleh: Chrisye

Mengapa kau meremehkan kesenian

dan kau menganggap para seniman itu pemimpi

Sebelum kau menyadarinya

Hentikan dulu lagu ini, dan pergilah

Hiburlah dirimu bersama kehampaan

Ingin kukatakan tentang makna seni

Namun kemunafikan tidak mungkin memahami

Hanyalah dengan kejujuran

Serta keluhuran pekerti, kau dapati

Insan berteduh di naungan seni

Reff.

(Kesenian) kekuatan maha sakti

(Kesenian) Ciptaan Yang Mahasuci

(Kesenian) Bersemayam di peraduan naluri

Oh… ¬†Warnai wajah budaya

Melalui cipta sang pujangga aa…

Dunia hampa tanpa seni dan seniman

Advertisements

Severn Suzuki, Si Bocah yang Nyanyikan Suara Alam

Tidak sah rasanya untuk menyadarkan diri untuk bergabung menjadi  generasi hijau, tanpa mengenal sosok yang satu ini. Dia adalah Severn Suzuki, seorang aktivis lingkungan yang sudah aktif menyanyikan suara alam sejak berusia sekitar 12 tahun! Bersama rekan-rekannya Ia berhasil mengumpulkan dana dan mengusahakan agar dirinya mendapat kesempatan berbicara (pidato) pada Earth Summit yang pertama di Rio de Janeiro РBrazil,  Juni 1992, ketika usinya belum genap 13 tahun.  Kebesaran tekat, keberanian, dan kecerdasannya dalam meramu kata-kata menjadi suatu pidato yang menggerakkan hati membuat dirinya dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan Global 500 Roll of Honour dari PBB pada 1993.

Sesuatu yang biasa, jika dilakukan oleh seorang bocah, seringnya akan terlihat luar biasa. Bagaimana dengan pidato Suzuki waktu itu? Sebagai pidato ¬†luar biasa yang dilakukan oleh seorang bocah, maka pidato tersebut tidak sekedar luar biasa, tapi mungkin lebih tepatnya, mencengangkan! Bagaimana tidak, Suzuki pada saat itu berhasil membuat para orang dewasa terbaik dunia – kegiatan Earth Summit¬†yang merupakan ajang bertukar pikiran tingkat dunia¬†tentunya hanya dihadiri oleh perwakilan terbaik dari setiap negara – terdiam, termangu, bahkan ada yang tidak mampu menahan diri dari menitikkan air mata. Nasihat yang datang dari seorang bocah memang seringnya bersifat naif, namun, sulit untuk memungkiri kebenaran maknanya. Pidato Suzuki waktu itu mungkin membuat banyak orang dewasa yang mendengarkan waktu itu berada dalam posisi konflik diri. Continue reading “Severn Suzuki, Si Bocah yang Nyanyikan Suara Alam”

Tri Mumpuni: Sang Penerang Desa Terpencil Indonesia

Berawal dari keprihatinan akan rendahnya tingkat distribusi listrik di Indonesia yang akhirnya membuat ibu dua anak ini mendapatkan berbagai penghargaan dari dunia internasional. Melalui pendekatan kearifan lokal, ia bersama tim-nya berusaha memberdayakan masyarakat tanpa membuat mereka merasa terbebani, untuk bekerja bersama-sama  menerangi daerah-daerah terpencil Indonesia melalui pembangungan energi lisrik dari tenaga mikro hidro.  Sungguh sebuah prestasi yang patut diteladani.

Continue reading “Tri Mumpuni: Sang Penerang Desa Terpencil Indonesia”

Blackbird: kisah sayap-sayap patah yang dambakan terbang

Dengarkan denting petikan gitar Sir Paul McCartney yang hembuskan nuansa syahdu. Blackbird singing in the dead of night. Dengarkan suara ketukan kaki yang menuntun melodi lagu.  Take these broken wings and learn to fly, all your life. Dengarkan bagaimana denting gitar dan ketukan kaki tersebut membaur harmonis dengan suara berat dan cara menyanyi Sir Paul yang khas. You were only waiting for this moment to arise.

Kadang-kadang sebuah lagu dapat menembus berbagai bentuk batasan, di mana melodi dan liriknya dapat menyentuh perasaan dan lubuk jiwa terdalam seseorang yang berasal dari negara, benua, bahkan dari zaman yang berbeda sekalipun.¬† Keindahan dari suatu lagu memang tidak mesti berada di solo gitar yang rumit atau lirik yang kompleks, terkadang keindahan justru ada pada kesederhanaan.¬†You were only waiting for this moment to be free.¬†Adakah tindakan yang lebih berani daripada keberanian untuk memperjuangkan dan menunggu sesuatu, yang belum diketahui kapan akan terjadi atau bahkan belum diketahui akan pernah terjadi atau tidak, selama seumur hidup? Leonardo da Vinci pernah berkata,¬†simplicity is the ultimate sophistication.¬†Itulah Blackbird.¬†It is simple, it is innocent, yet it sends a powerful message of Hope.¬†Mungkin itu pesan kunci dari lagu tersebut, harapan. Continue reading “Blackbird: kisah sayap-sayap patah yang dambakan terbang”

Menonton Sirkus Mini ala Indonesia: Topeng Monyet

Pertunjukkan topeng monyet tercatat mulai umum di tengah masyarakat Indonesia sejak akhir abad-19 (sekitar tahun 1890). Satu abad telah berlalu, namun topeng monyet masih dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia hingga kini. Bahkan di tengah kota megapolitan Jakarta. Memang terdapat selentingan, khususnya dari kalangan pencinta binatang, bahwa tradisi topeng monyet adalah tidak baik karena menyiksa para monyet dengan memaksa mereka latihan, kesan tersebut diperkuat dengan dirantainya monyet tersebut. Continue reading “Menonton Sirkus Mini ala Indonesia: Topeng Monyet”

Nyoman Nuarta, Maestro Seni Ukir Indonesia


Rush Hour, 2002

Bagi beberapa anggota masyarakat nama Nyoman Nuarta mungkin tidak asing lagi. Namun bagi yang belum tahu, beliau adalah ahli patung dari Bali yang karyanya banyak menghiasi ibukota. Patung-patung karyanya sebagian besar terbuat dari tembaga dan dibiarkan tidak dicat karena  tembaga itu sendiri memiliki warna yang unik dan jika dibiarkan di suatu lingkungan akan teroksidasi dan berubah warna sesuai kondisi lingkungan tersebut seolah tembaganya memiliki nyawa sendiri.

Ciri lain dari patung Nyoman Nuarta adalah bentuknya yang memiliki motion lines yang seperti ditarik dari outline badan patung tersebut, jadi ketika kita melihat patungnya ada kesan pergerakan. Tapi terkadang dapat terlihat juga seperti patungnya terlarut akibat kikisan angin.

Continue reading “Nyoman Nuarta, Maestro Seni Ukir Indonesia”

Indonesia Memesona Publik di Pasadena

Depok, salamduajari.com РSenang mengetahui budaya Indonesia berhasil memesona bangsa asing. Memang sih, saya sendiri pernah kepikiran. Kalau kita ingin bersaing dengan bangsa maju di bidang teknologi, memang bukan tidak mungkin, tapi sulit. Tapi kalau dalam hal budaya? Sangat Bisa! Karena kebanyakan negara maju sudah kehilangan akarnya, terbenam dalam tertumpuk oleh budaya-budaya modern. Jadi begitu melihat budaya lokal bangsa lain yang masih asli dan dilestarikan dari zaman dahulu kala, it has the so-called WOW effect. Salah satu buktinya adalah artikel berikut ini yang melibut tentang keberhasilan rombongan budaya Indonesia dalam memikat perhatian masyarakat Pasadena, Amerika Serikat.

Continue reading “Indonesia Memesona Publik di Pasadena”