Dibalik Magisnya aksi anti-gravity Smooth Criminal

Penyanyi, penyair, beat-boxercrotch grabber, koreografer, pebisnis, sampai aktifis. Banyak hal memang yang dapat dikenang oleh para penggemar sang Raja Pop débonnaire walaupun mungkin tidak semuanya berupa hal yang cukup menyedihkan untuk dikenang (baca: tragedi Neverland). Meski demikian, tidak dapat diragukan lagi bahwa Michael Jackson adalah seorang jenius. Baik dari lagu-lagunya yang indah, pakaian provokatifnya yang berlebihan, maupun tarian-tariannya yang terkenal dan anehnya masih relevan hingga sekarang, selalu saja ada sesuatu yang dapat membuat orang kagum dan terinspirasi.

Siapa yang bisa lupa video lagu Smooth Criminal? Alangkah banyak hal-hal menakjubkan di video itu! Misalnya caranya mainin juke box dengan melempar koin dari ujung ruangan, cuma ada satu orang yang bisa memainkan juke box dengan cara yang lebih keren yaitu Fonzie dari Happy Days, and let’s face it he’s not even real. Atau mungkin absurditas dibalik ide bahwa seorang pria dengan setelan warna putih (putih!) dapat memasuki bar gangster dengan santainya, kemudian menari-nari selama 9 menitan tapi tetap terlihat begitu macho. Tapi hal yang masih sering dibicarakan sampai saat ini adalah bagaimana Michael Jackson and his merry band of men dapat menyondongkan tubuh begitu jauh kedepan hingga seolah-olah musik era 80an memiliki kekuatan magis untuk melanggar hukum fisika.

Mungkin akan terdengar mengecewakan tapi gerakan tersebut dapat dilakukan dengan bantuan kabel dan harness yang dipakai oleh para penari. Walaupun dapat dilakukan untuk syuting video, teknik ini sulit dilakukan dalam live show-nya dimana Jackson dan kawan-kawan harus sering bergerak diatas panggung dimana pergerakan mereka akan terbatasi kalau semuanya menggunakan harness. Tapi tahan dulu, Jackson tetap melakukan gerakan tersebut di konser-konsernya.

Desain sepatu khusus yang memungkinkan anti-gravity! (Nomor Paten: United States Patent 5,255,452)

Sihir macam apa pula ini!? Sayangnya satu-satunya keajaiban disini adalah keajaiban dari ilmu teknik dan sains. Ternyata untuk konsernya, Jackson telah menciptakan sepatu khusus dengan mekanisme dalam sol sepatunya yang memperbolehkan penggunanya untuk menyondongkan tubuh sejauh mungkin, demikianlah muncul ilusi anti-gravitasi. Sepatu ini kemudian dipantenkan pada tahun 1993.

Menurut dokumen paten, sol sepatunya memiliki semacam celah yang dapat tersambung dengan bagian panggung tertentu, setelah tersambung celah tersebut dapat terkunci sehingga pemakai sepatu dapat melanggar gaya gravitasi tanpa terjatuh. Ketika ingin memicu mekanisme ini, pemakai sepatunya dapat memajukan kakinya dalam sepatu sehingga mekanisme tersebut tidak jalan sebelum waktunya dalam tarian.

Jika kita menonton pertunjukan sulap dan memerhatikan dengan cukup teliti, kita akan sadar bahwa sesungguhnya para pesulap tak beda dengan insinyur yang luar biasa. Hal yang membedakan kedua karir ini adalah yang satu membutuhkan adanya bakat atau sebuah faktor X berupa kemampuan menipu penonton, dan yang satunya lagi mendapatkan gaji tetap dan status social yang lebih tinggi. Katakanlah,  Michael Jackson adalah semacam love child dari keduanya. Hail MJ, the prophet of pop music! (AGI).

(Untuk dokumen paten sepatu hasil inovasi MJ dan tim dapat dilihat disini)

Advertisements
Categories: Dibalik Karya Seni | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: